Ketahui Gejala Gejala Terjangkit Virus Corona (Covid-19)

  • Whatsapp

Kita perlu terus waspada terhadap merebaknya virus Corona akhir-akhir ini. Pasalnya virus ini tengah menjadi masalah serius baik di seluruh dunia maupun di negeri kita, Indonesia. Maka dari itu anda wajib tahu gejala-gejala yang tampak akibat Covid-19 secara dini.

Dengan begitu anda bisa lebih waspada dan melakukan antisipisasi agar tidak terjangkit virus ini. Secara umum, Covid-19 mempunyai gejala yang hampir sama dengan flu yang biasa dialami oleh manusia. Namun yang perlu diperhatikan adalah dampaknya yang begitu fatal.

Read More

Butuh waktu setidaknya 14 hari pemeriksaan oleh tenaga medis untuk mengetahui apakah seorang pasien positif terinfeksi virus Corona atau tidak. Berdasarkan dari berbagai sumber, berikut gejala yang timbul jika seseorang terkena Covid-19.

Gejala Virus Corona

Dilansir dari laman Liputan6.com ada dua gejala yang perlu dipahami saat seseorang terinfeksi virus Corona (Covid-19) yaitu gejala utama dan gejala lanjutan. Apa saja itu? Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Gejala Utama

  • Hidung mengeluarkan cairan (seperti gejala pilek biasa)
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Demam dengan suhu tinggi mencapai 38 derajat celsius atau lebih
  • Sakit kepala
  • Merasa tidak enak badan

Bahkan disamping gejala yang disebutkan diatas, beberapa gejala akibat virus Corona memiliki gejala yang parah seperti bronkitis dan pneumonia. Apabila terjadi seperti itu, maka pasien tersebut perlu dirawat secara intensif dan harus diisolasi.

2. Gejala Lanjutan

Pada gejala ini, seorang pasien Covid-19 memberi tanda-tanda yang serius (darurat) dan harus segera memperoleh bantuan medis, berikut ini gejala yang dimaksud:

  • Kesulitan bernapas
  • Nyeri atau ada tekanan yang menetap di dada
  • Bibir atau wajah membiru
  • Kebingungan atau tidak mampu untuk bangkit

Bahkan yang perlu diwaspadai adalah orang yang terpapar virus Corona namun tidak menimbulkan gejala. Akibatnya virus Corona menyebar dengan cepat karena penderita tidak menyadari bahwa mereka terjangkit Covid-19.

Dilansir dari Kompas.com, masalah ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan virus Corona menyebar dengan cepat sebab penderita yang tidak menyadarinya. Nah, berikut ini hal-hal yang wajib anda ketahui tentang infeksi Covid-19 tanpa gejala:

1. Risiko Transmisi

Baru-baru ini para atlet dunia yang positif terinfeksi virus Corona mengakui bahwa mereka tidak merasakan gejala apapun. Berdasarkan laporan dari SCMP, sepertiga pasien positif virus Corona di China tidak merasakan gejala hingga dikonfirmasi kalau mereka terinfeksi Covid-19 barulah mereka menampakkan gejala.

Yang menjadi perhatian serius adalah setelah penguncian diredakan terjadi rute transmisi baru akibat dari pasien tanpa gejala tersebut. Hal itu sudah diperingatkan oleh beberapa ahli.

2. Selama Perawatan Tidak Menunjukkan Gejala

Ini terjadi dari berbagai kasus, seperti yang terjadi pada penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang terkena wabah Covid-19. Dari data yang diperoleh, penumpang kapal tersebut tidak menunjukkan gejala walaupun sudah dalam pengamatan rumah sakit selama kurang lebih 10 hari.

3. Screening di Bandara Tidak Efektif

Adanya pasien Covid-19 tanpa gejala menunjukkan bahwa screening di bandara maupun tempat masuk lainnya tidak cukup efektif untuk mengidentifikasi seseorang terpapar virus Corona, sebagaimana disebutkan oleh Yale Scool of Public Health.

4. Terdapat Pasien dengan Kondisi Paru-Paru Normal

Kasus ini terjadi pada salah satu seorang di Wuhan, China. Awalnya ia dinyatakan negatif hingga pada tes berikutnya ia dinyatakan positif. Bahkan kondisi paru-parunya tetap normal saat dilakukan uji CT Scan. Ia pun tidak mengalami demam dan juga gejala pernapasan.

5. Metode Pengujian Tidak Efektif

Metode pengujian Covid-19 yang ada saat ini secara umum belum cukup efektif sebagaimana dikatakan oleh William Haseltine selaku Presiden ACCESS Health International yang dilansir dari Health.

Maka dari itu penularan virus Corona dari pasein dengan gejala dan tanpa gejala mempunyai potensi yang sama besarnya. Sehingga diperlukan tranparansi data tentang cara penyebaran virus ini baik dari pemerintah maupun penjabat publik.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *